milavida

it's all about what's happening to me. then and now. past to present. any thoughts i have in mind. any words i want to speak out. plainly anything at all... if you wish, just read 'em out loud. hi3...

Friday, November 18, 2005

rumah beruang untuk delfa

waktu itu suatu pagi, pergi ke electronic city (tepatnya di rumah kita). niatnya jelas untuk beli rumah2an buat 2 ponakanku. rumah2an unik yang bisa diwarnai, karena di luarnya terdapat gambar2 lucu. ini semua gara2 astrid & livo yg beli rumah2an itu lebih dulu.

sampe di tempatnya, udah 1 aku pilih untuk abel, rumah ikan (maksudnaya rumah dengan gambar ikan2). sementara untuk delfa, aku pilih rumah beruang (itu pun setelah aku bujuk dia untuk mau menerima tema beruang untuk rumah2anya).

sejak itu, tiap kali aku telpon dia, pasti ada kalimat2: bulek rumah beruangku udah dibeliin yah? ntar delfa ke jakarta buat ngambil rumah beruang. bulek, delfa kan puasanya penuh kemaren, jadi delfa dibeliin rumah2an beruang yah?

begitu juga waktu kita akhirnya bisa ktemuan pas lebaran. delfa selalu nanya hal yg sama; bahkan dia udah "pamer" ke temen2nya kalau dia udah punya rumah beruang di jakarta.

di jakarta, begitu liat "rumah ikan"nya Abel, dia udah main2 di dalamnya. main kejar2an dan main rumah2an sama abel & sita (si kecil itu sudah mau mondar mandir dan masuk ke dalam rumah itu).

setelah akhirnya sampe di lampung, begitu bangun tidur dia udah langsung minta dibikinin rumah beruang itu. termasuk bikin lantainya dari puzzle floor. dia langsung mencoba masuk, kemudian mulai mewarnai rumah beruangnya. tapi tetap saja, dia minta tolong aku untuk membantunya mewarnai rumah itu. nggak lama, dia juga mulai "menggambar" di "tembok" dalam rumahnya. begitu siang hari, dia sudah asik melalui tidur siangnya di dalam rumah itu. hm... dia sudah menemukan her own sanctuary. lucu. tapi seneng melihatnya. oya, sorenya, dia bahkan sudah mengundang temen2nya untuk datang dan main2 di dalamnya. entah apa yg akan dia buat esoknya, karena aku sudah harus pulang malam harinya.

dia sempet merayu untuk menahanku agar pulang ke jakarta besok harinya. tapi apa daya, di mbah kakung di jakarta sudah menelponku berulang2. ya sudah.

sampai ketemu lagi ya delfa... have fun in your own "home"...

0 Comments:

Post a Comment

<< Home